Cara Kerja Sistem AC Mobil

Cara Kerja Sistem AC Mobil & Fungsi Komponennya

AC2g

 

Lalu apakah ada perbedaan antara sistem kerja AC mobil dibandingkan dengan AC pada tempat lainnya ? Secara umum tidak jauh berbeda untuk cara kerja AC pada kedua tempat tersebut. Lalu bagaimana cara kerja sistem AC Mobil tersebut karena mengetahui setiap cara kerjanya aka menambah pengetahuan kita dan tentunya akan kita dapat gunakan sewaktu-waktu jika diperlukan. Setidaknya kita sudah mengerti walaupun kita tidak dapat memperbaikinya sendiri.

Sebelum mengetahui tentang cara kerja sistem AC mobil, sebaiknya kita mengetahui komponen yang terdapat dalam sistem beseta dengan fungsinya.

1. Kompressor AC

Kompresssor ini memiliki fungsi untuk mengalirkan refrigerant atau freon media pendingin dalam sistem AC mobil. Kompressor ini digerakkan oleh mesin mobil. Kompresor biasanya juga didefinisikan sebagai alat mekanis yang bertugas untuk melakukan penghisapan uap refrigeran dari evaporator. Kemudian melakukan penekanan atau compress dan dengan demikian suhu dan tekanan uap tersebut menjadi lebih tinggi.

2. Kondensor

Kondensor atau condenser pada Ac Mobil berfungsi untuk mendinginkan atau membuang panas dari refrigerant atau freon bersuhu dan bertekanan tinggi yang datang dari kompessor ac. Menggunakan cooling fan mesin atau condenser fan untuk merubah gas freon menjadi cair.

3. Filter atau Dryer

Berfungsi sebagai penyaring kotoran di dalam sistem AC Mobil

Selanjutnya, katup ekpansi yang memiliki fungsi sebagai penurun tekanan media pendingin, dan langkah terakhirnya  adalah eveporator yang dalam sistem tersebut berguna sebagai penyerap panas udara dari luar yang mengalir dalam ruangan yang didinginkan. Cara kerjanya yaitu kompresor yang digerakan dengan tenaga mesin mobil memompa dan mengalirkan media pendingin atau freon yang berbentuk gas ke dalam sistem ini dengan tekanan tertentu.

Selanjutnya media pendingin atau freon dialirkan ke bagian kondensor AC dan di dalam kondensor tersebut freon akan didinginkan dengan cara melepaskan panas ke udara melalui sirip-sirip kondensor sehingga diubah dalam bentuk cair. Kemudian media pendingin yang telah berubah menjadi bentuk cair dialirkan ke komponen selanjutnya yaitu filter atau dryer. Di dalam dryer dilakukan penyaringan dan pengeringan uap air yang masih ikut beredar di dalam sistem.

Setelah itu media pendingin yang telah difilter dialirkan ke katup ekspansi untuk menurunkan tekanan media pendingin. Oleh karena tekanannya turun, maka media pendingin menjadi kabut yang memiliki temperatur rendah. Media pendingin yang memiliki tekanan dan temperatur rendah dialirkan ke eveporator, Evaporator menjadi dingin, udara yang mengalir melalui sirip-sirip eveporator dan diserap panasnya. Terakhir, udara yang temperaturnya telah turun dialirkan ke dalam ruang kendaraan.

sumber:http://www.doktermobil.net/cara-kerja-sistem-ac-mobil/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s